INS kayutanan dan lembaga pendidika ma’arif dalam coretan sejarah

Gambar terkait

image by google.com

Pendidikan ma’arif adalah sebuah lembaga pendidikan yang di formalkan yang nantinya menjadi Nahdatul waton, pendidikan ma’arif berdiri pada tahun 1916, adapun asal usul pendidikan ini lahir, itu ketika di saat dua ulama nusantara bersatu mendirikan dan mendirikan kursus debat, pendidikan ini awalnya bernama taswirul afkar oleh kh. Abdul wahab hasbullah dank h. mas Mansur, yang di kemudian kursus tersebut pada perjalanan perkembangnya berubah menjadi nahdatul waton, pada dasarnya pendidikan ini bertujuan guna menciptakan madrasah yang bermutu serta memperluasnya.

kunjungi juga website kami buku rpp

Pada awal perjalanannya nahdatul waton banyak berkembang di jawatimur, pada proses perkembangan penyebarannya pendidikan ini nahdatul waton banyak di pelopori oleh ulama – ulama Nahdatul ulama ( NU ), pada awal perkembanganya pula pendidikan ini bercorak berupa pondok pesantren yang di formalkan dan pendidikan yang berbasis agama sebagai kurikulumnya, dan pada proses perkembanganya dalam hal mata pelajaran, pendidikan ma’arif sepertihalnya lembaga pendidikan muhammadiyah pendidikan ma’arif menambahkan mata pelajaran umum di pendidikanya.

Walaupun meski pada dasarnya lembaga pendidikan ini dalam proses perjalanan dan perkembanganya tidak seperti lembaga pendidikan muhmmadiayah yang jauh lebih melesat dalam bidang lembaga pendidikan, maka seseungguhnya lembaga pendidikan ma’arif pun ikut andil dalam pendidikan nasional dan membawa pengaruh yang seknifikan juga, terutama para tokoh – tokohnya dalam hal pemikirin pemikiran dalam dunia pendidikan.

INS kayutanan adalah pada awalmulanya berdiri 1926 di kota kecil dekat padang panjang berdirilah sebuah lembaga pendidikan dengan nama indosisische nederlandche school / INS atau yang di kenal sebagau INS kayutanan 1896 hingga 1966 oleh Muhammad safe’i bersama marah soetan, pada awal mulanya lembaga pendidikan ini sesunguhnya di bawah bimbingan dan binaan organisasi pegawai kereta api dan tambang ombilin, dalam sekolah ini para peserta didikan di ajarkan guna menjadi pekerja yang tertatur, disiplin, dan produktif guna menjadikan manusia yang hidup mandiri, pada proses perjalanannya pendidikan ini berdiri dari tahun 1926 hingga masa pendudukan jepang, dan pada fase kemerdekaan republic Indonesia 1949 lembaga pendidikan ini di tutup dan pendidirnya Muhammad syafe’I tidak menangani lagi pendidikan tersebut malah belau di tunjuk sebaga kepala sekolah Guru baintu /SGB, dalam hal ini pendidikan INS kayutanan dengan inisiyatif tokoh – tokoh terdahulunya dengan niat yang sunguh – sunguh dan di bantu oleh pejabat – pejabat mulai lagi peduli dengan di hidupkanya kembali nilai – nilai dan praktek lembaga pendidikan tesebut di masa jayanya dengan cara menrapkanya pada sistem pendidikan nasional yang berlaku sekarang ini.

Adapun nilai – nilai lembaga pendidikan INS kayutanan adalah sebagai berikut :

  1. Pendidikan sebagai symbol nasionaliseme, jati diri bangsa iyalah jatidiri individu itu sendiri, karakter bangsa dan karakter diri, membangun kembali.
  2. Patriotisme
  3. Idelisme
  4. Wirausaha, entrepreneur mandiri
  5. Masyarakat komunal
  6. H (HEAD -CIPTA, HEART -RASA, HAND -KARSA) – MANUSIA SEUTUHNYA. Tiga komponen tersebut merupakan komponen utama dalam sistem pendidikan INS Kayu Tanam, yaitu tenaga ia bisa bekerja, otak ia bisa berpikir, dan jiwa ia bisa merasa.

Adapun fase – fase dalam watu lamanya belajar adalah sebagia berikut

  • Ruang rendah sekolah dasar selama 7 tahun
  • Ruang antara selama 1 tahun
  • Ruang dewasa selama 4 tahun
  • Ruang masyarakat selama 1 tahun

Dan dalam hal mengajar, atau bagi saiyapa saja yang ingin menjadi guru pengajar itu harus memenuhi syarat berupa harus penah mengenyam pendidikan keguruan dan praktik keguruan.

Adapun mata pelajaran bahasa yang di ajarkan di sana adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa pengtar pendidikan dam yang di pelajri adalah bahasa inggris dan belanda, belajar bahasa belanda berfungsi sebagai guna menterjemahkan pelajaran – pelajaran yang berbahasa belanda.